Sabtu, 16 Februari 2013

Cara Mengendalikan Emosi

Mengendalikan emosi dalah salah satu cara yang akan menjadikan diri kita lebih sehat mental dan komunikatif. Coba anda bayangkan bagaimana rasanya jika diri ini di kuasai emosi? Saya sendiri pernah merasakan bagaimana saat emosi mengendaliakan diri saya. Hal yang jelas pernah saya rasakan adalah:
  1. Logika melemah, ada kecenderung berkata dan bersikap di luar kendali.
  2. Kepala pusing, hal ini di akibatkana karena ion negative yang di pancarkan dari emosi yang tidak terkendali
  3. Sulit di ajak berbicara
  4. Energi terkuras habis, hal ini saya rasakan setelah emosi saya mulai menurun dan saat itu juga saya merasa badan saya lemas dan sakit semua.
  5. Adanya kegelisahan dan kecemasan di dalam diri, tapi saya sendiri sulit menjelaskannya dengan kata yang menjadi penyebabnya. Yang saya rasakan tiba cemas dan gelisah begitu saja.
Beberapa hal di atas adalah hal-hal yang pernah saya rasakan saat emosi sedang mengendalikan diri saya. Saya yakin anda juga punya pengalaman tersendiri, bagaimana saat anda sedang emosi. Terlepas dari hal tersebut kita pasti sepakat bahwa emosi yang tidak terkendali tidak akan membawa manfaat untuk diri kita apalagi terhadap orang lain.
Marah adalah salah satu emosi yang harus kita waspadai dan kita kendalikan. Marah boleh, tapi kalau tidak tepat situasi dan kondisnya marah bisa menjadi boomerang buat diri kita sendiri. Untuk itulah perlu sekali bagi kita untuk mengatahui bagaimana cara mengedalikan emosi secara tepat.

Cara Mengendalikan Emosi

1.      Pergi dari sumber masalah
Ini hal pertama yang bisa anda lakukan. Kenapa harus pergi dari sumber masalah supaya kita tidak berlarut terlalu dalam dalam emosi. Misalnya saja anda sedang marah atau jengkel dengan seseorang, kalau anda tetap di tempat dimana anda marah dan jengkel, maka akan sulit bagi anda untuk meredam emosi, yang ada anda akan semakin tersulut amarah, karena biasanya orang yang kita marah dan kita kengkeli juga gak mau mengalah. Kalau dia mau mengelah dan pergi mungkin anda tidak perlu pergi, tapi kalau dia tidak mau mengalah, maka sebaaiknya anda yang mengalah. Pergi dari sumber masalah bukan berarti lari lo ya, tapi menghindari untuk kebaikan.
2.      Silahkan anda cuci muka atau ambil air wudhu.
Di percaya atau tidak air bisa mendinginkan emosi yang sedang bergejolak. Hal ini sering saya lakukan ketika saya lagi dalam keadaan emosi. Sejenak setelah mencuci muka atau wudhu, maka pikiran akan sedikit lebih tenang. Kalau hal ini belum juga mempan maka silahkan anda mandi keramas, siram semua badan anda dengan air.
3.      Refresing atau merileks pikiran
Ada banyak cara untuk melepas kepenatan emosi. Carilah tempat yang suasananya tenang. Kemudian carilah kenyamanan diri anda bisa dengan tiduran sambil mendengarkan music slow, atau duduk-duduk sambil melihat pemandangan alam, dan masih banyak lagi yang lain. Silahkan anda cari sendiri kenyamanan anda.
4.      Curhat dengan sahabat
Jika memang di perlukan anda bisa mencurahkan apa yang anda rasakan kepada sahabat anda. Namun anda juga perlu hati-hati, curhatlah dengan orang yang bisa di percaya dan bisa memahami anda. Jangan asal saja cerita dengan orang lain.
5.      Segera ambil solusi penyelesain masalah setelah emosi anda mereda
Setelah emosi anda mereda segeralah cari solusi untuk menyelesaikan masalah yang anda hadapi. Jangan menunggu besok atau besok lagi, lebih cepat anda menyelesaikan masalah maka itu lebih baik bagi diri anda dan orang lain di sekitar anda.
Beberapa hal di atas adalah sebuah opini jadi berhasil dan tidaknya tergantung dari keseriusan anda untuk mengendalikan emosi. Kalau ada yang tahu cara yang lain silahkan tambahkan di kotak kokentar. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts